KOPI Delft-6

Selamat tahun baru teman-teman PPI Delft di segala penjuru!

Di bulan pertama minggu ketiga tahun dua ribu lima belas ini, ijinkan saya kembali membawa kabar gembira. Acara rutin dari divisi ilmiah kita tercinta kembali digelar, untuk memenuhi hasrat kawan-kawan sekalian akan ilmu pengetahuan. KOPI Delft! Walaupun akan diadakan untuk keenam kalinya di periode 2014-2015, KOPI Delft kali ini dijamin belum kehilangan daya tariknya. Masih memadukan PhD dan MSc sebagai pembicaranya, kali ini Mas Yazdie dan Mas Nugroho akan berduet untuk membagi hasil riset mereka masing-masing. Mas Yazdie adalah mahasiswa PhD dari Fakultas Aerospace Engineering, sedangkan Mas Nugroho baru saja menerima gelar MSc dari Fakultas Electrical Engineering, Mathematics and Computer Science, keduanya dari TU Delft.

Sebagai persembahan istimewa di awal tahun, KOPI Delft kali ini akan dilengkapi juga dengan acara pembuka, yaitu kunjungan ke SIMONA Research Simulator TU Delft. Penasaran apa itu SIMONA? Lanjutkan membaca untuk info selengkapnya!

Acara KOPI Delft 6 akan diadakan pada:

Hari/Tanggal :
Jumat, 16 Januari 2015
Pukul:
16:00-17:00 (Tur SIMONA)
17:00-19:00 (KOPI Delft)
Tempat:
TU Delft- LR (Aerospace) Building, Room C
Kluyverweg 1, 2629 HS Delft

Perkembangan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang memungkinkan penggunaannya dalam domain sipil/non-militer telah memotivasi banyak pihak untuk menerbangkan UAV pribadi mereka masing-masing. Kita tentu pernah mendengar salah satu perusahaan retail besar sedang mempertimbangkan pengguanaan UAV untuk melengkapi armada pengiriman barang mereka. Pemanfaatan lainnya, adalah penggunaan UAV untuk mengamati daerah-daerah yang direndam banjir. Sayangnya, perkembangan teknologi UAV ini belum dilengkapi regulasi yang mendukung penggunaan UAV di ruang publik, sehingga servis UAV tersebut belum dapat dijalankan secara bebas. Salah satu pertimbangan otoritas terkait adalah penggunaan UAV masih dirasa belum cukup aman sehingga pengoperasiannya masih harus dibatasi di area-area tertentu saja. Walaupun demikian, saat ini para pengguna awam mulai menyadari kegunaan UAV ini untuk bidang lain seperti jurnalisme maupun kegiatan rekreasional. Dalam risetnya, Mas Yazdie Ibrahim Jenie membangun arsitektur baru untuk UAV Conflict Detection & Resolution (CD&R) System, yang terkait dengan penggunaannya di domain sipil. Arsitektur tersebut didesain cukup praktis untuk digunakan para otoritas penerbangan dan operator, serta ditujukan sebagai panduan bagi para pengembang UAV. Tujuan akhir dari pengembangan arsitektur ini adalah untuk mendorong kesepakatan bersama antara pengembang, operator, otoritas terkait, dan masyarakat dalam pengintegrasian penggunaan UAV di domain sipil. Jadi bagi kawan-kawan sekalian yang mungkin tertarik menggunakan UAV di masa depan, misalnya untuk membuat video dokumentasi pernikahan atau sekedar selfie di pantai pangandaran, mari merapat bersama!

Untuk pembicara berikutnya, kita akan mengupas penggunaan sosial media yang telah kita kenal sejak lama. Yes, Twitter! Media sosial yang mungkin banyak kita gunakan untuk curhat ini sebenarnya mulai banyak digunakan untuk memonitor reaksi publik dalam aktivitas politik seperti kampanye dan debat pemilu. Dalam risetnya, Mas Nugroho D Prasetyo mengolah data Twitter ini untuk memprediksi Pemilihan Presiden Indonesia di tahun 2014 yang lalu. Dalam analisisnya, Mas Nugroho menekankan pentingnya metode pengumpulan data, membuang pesan-pesan spam, penggunaan sentiment detection, dan normalisasi data menggunakan informasi demografis. Jadi bagi teman-teman yang sudah rutin berkicau di Twitter, atau cuma suka mengintip malu-malu tweet user lain yang di follow, jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kegiatan KOPI Delft kita kali ini!

Terakhir, jangan lupa hadir lebih awal untuk dapat mellihat SIMONA (Simulation, Motion and Navigation) Research Simulator, simulator penerbangan di TU Delft yang dibangun dan dikembangkan pihak universitas bersama partner-partner lainnya dari pihak pemerintah dan industri untuk kepentingan riset. Simulator ini dilengkapi visual display system, control loading system, dan motion system yang cukup mumpuni, sehingga mampu memberikan pengalaman terbang yang realistis. Jadi catat tanggal mainnya, dan tunggu info berikutnya untuk pendaftaran tur yang berpotensi membuat teman-teman lupa daratan ini.

Sampai bertemu!