Persiapan Pulang ke Indonesia

Oleh: Rizli Avriananda Anshari

Setelah menyelesaikan masa study di Belanda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan menjelang kepulangan. Hal hal tersebut berkaitan dengan proses proses administratif yang sudah dilakukan ketika mendarat di Belanda untuk pertama kali.

1. Deregistrasi alamat dari Gementee setempat
Proses ini cukup mudah untuk dilakukan, cukup dengan datang ke Gementee kemudian mereka akan memberikan surat keterangan pindah dari Gementee ke Indonesia. Jika verblijf anda sudah habis masa berlakunya Gementee akan menyita Verblijf anda dan akan mengirimkannya ke IND.

2. Menutup rekening bank dan kartu kredit
Cukup datang ke Bank terdekat, kemudian mengisi form disertai dengan surat keterangan pindah dari Gementee. Namun untuk menutup kartu kredit, anda harus menelpon ke nomor tertentu. Hal ini dikarenakan proses administrasinya diurus oleh dua departemen yang berbeda.

3. Membatalkan kontrak telpon paskabayar
Bisa dilakukan dengan mengirimkan surat ke pihak provider telpon yang isinya menyatakan membatalkan kontrak dikarenakan pulang ke Indonesia. Sisipkan keterangan dari Gementee sebagai bukti. Ingat, lakukan proses ini 1 bulan sebelum tanggal kepulangan karena agak memakan waktu.

4. Pengiriman barang ke Indonesia
Ada berbagai cara untuk mengirim barang ke Indonesia, bisa menggunakan jasa dari TNT Post atau juga dengan menggunakan perusahaan ekspedisi kargo laut. Saya menggunakan cara kedua dengan menghubungi pihak IndoTurka.

Barang – barang yang akan dikirim di masukkan ke dalam Verhuisdoos yang biasa di beli dari Ikea, Gamma dan Kuantum. Disarankan untuk menggunakan kardus dari Gamma atau Kuantum karena lebih kuat. Biaya kirim perkardus untuk ke Jakarta sebesar 30 Euro. Bisa mendapatkan potongan harga jika ada surat keterangan dari KBRI.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan lihat: http://www.indoturka.com

5. Lapor kepulangan ke KBRI
Jika anda telah melaporkan diri ke KBRI pada saat awal – awal kedatangan ke Belanda, diharapkan untuk melapor diri ke KBRI menjelang kepulangan.

6. Legalisasi Ijazah Bachelor/Master dari Belanda
Mungkin dari semua proses yang ada, ini adalah proses yang paling panjang dan memakan waktu. Ada tiga langkah yang harus dilakukan untuk melakukan proses legalisasi ijazah, yaitu:

a. IB-Groep
IB-Groep adalah badan yang mewakili kementerian pendidikan nasional belanda untuk melakukan legalisasi ijazah para pelajar di Belanda. Sayangnya IB-Groep terletak di Groningen yang sangat jauh dan makan waktu, apalagi dari Delft. Sebelum datang ke IB-Groep, anda diharuskan menghubungi mereka dahulu dan mem-fax fotokopi ijazah anda ke mereka. Kemudian setelah ijazah anda berhasil diverifikasi oleh pihak IB-Groep, anda bisa datang ke Groningen dengan membawa ijazah anda. Ijazah anda akan di cap oleh pihak IB-Groep. Anda bisa mengkopi ijazah anda untuk dilegalisasi tapi harus membayar 3 Euro per dokumennya dan ini belum termasuk biaya lainnya. Informasi lebih lanjut silahkan klik link berikut:
http://www.ib-groep.nl/InternationalVisitirs/Diploma_assessment/Going_abroad/s20_legalizing.asp

Kontak IB-Groep:
Kempkensberg 4, Groningen
+31 50 599 80

Pembayaran bisa menggunakan PIN atau Chipknip.

b. Departemen Luar Negeri Belanda (Ministerie van Buitenlandse Zaken)
Setelah mendapatkan cap legalisasi dari IB-Groep, pemegang ijazah harus memverifikasi ijazahnya ke kementerian luar negeri Belanda. Prosesnya jauh lebih mudah cukup datang ke alamat berikut ini:

Bezuidenhoutseweg 67, 2594 AC, Den Haag (Jalan kaki saja dari Den Haag Centraal Station)

Tidak perlu janji karena dapat langsung saja datang. Jam pelayanannya dimulai dari pukul 09.00 – 12.30. Lebih baik datang pagi, kemudian langsung ke lantai 1 menuju loketnya. Perdokumen dikenai biaya sebesar 10 Euro.

Pembayaran bisa menggunakan PIN atau Chipknip.

c. KBRI Indonesia
Akhirnya sampai juga ke proses yang terakhir. Pemegang ijazah yang telah memiliki cap dari IB-Groep dan Kementerian Luar Negeri Belanda bisa langsung menghadap bagian konsuler. Untuk cap ke ijazah aslinya dikenai biaya 20 Euro perdokumen, sedangkan untuk cap ke fotokopi dokumen dikenai biaya 10 Euro perdokumen.

Ingat: Pembayaran TIDAK bisa menggunakan PIN atau Chipknip. Bawa uang kontan dari rumah.

Baiklah sekian pengalaman saya ketika mengurus proses – proses administrasi kepulangan dari Belanda ke Indonesia. Semoga cukup jelas dan bisa membantu teman – teman semua.

12 thoughts on “Persiapan Pulang ke Indonesia

  1. terimakasih, Rizli…berguna banget…hihhihi satu dokumen 23 euro buat legalisasi..wekzzz..mesti nabung neh 😀

  2. catatan trakhir tu emang penting bgt.. G jd inget lo bolak balik KBRI-Centrum-KBRI krn ga bawa uang kontan.. ckckck…

  3. Riz, pakai jasa kargo itu berapa minggu nyampe di Indo? terus sesudahnya masih ada biaya lagi ga dari pihak bea cukai di Indo untuk ambil barangnya?

  4. Pemberitahuan supaya gak cape2 jalan nantinya seperti saya, alamat IB groep untuk legalisir ijazah sudah pindah ke :
    Steenhouwerskade 10, 9718 Groningen.

  5. Pengalaman Rizli dulu waktu legalisasi ke KBRI cuma ijazah asli atau sama copynya? soalnya kemarin di KBRI ijazah asli atau fotocopi sama aja dikenai biaya 20 Euro per dokumen. Katanya: legalisasi copy documen yg 10 Euro/lembar itu hanya untuk dokumen yang dikeluarkan di Indonesia, tidak termasuk ijazah dari Uni di Belanda..:(

Leave a Comment