Perbankan di Belanda

oleh: Selly Setiaty

Sistem Bank di Belanda tidak jauh beda dengan bank-bank di negara lain. Untuk membuka rekening di Belanda, cukup datang ke bank yang kita pilih, dan membuat janji untuk membuka rekening baru. Biasanya dokumen yang diminta adalah passport/resident permit, keterangan kontrak rumah, dan SOFI Number (kalau di Indonesia namanya NPWP). SOFI Number bisa diurus di kantor pajak/belastingdienst (www.belangstingdienst.nl). Disini tidak ada saldo minimal untuk buka rekening. Jangan lupa mendaftar internet banking, karena itu benar-benar memudahkan kita dalam melakukan transaksi. (Ket: untuk mahasiswa S2 TU Delft pengurusan rekening Bank akan dibantu oleh TUDelft)

Kita juga akan mendapatkan kartu ATM dari bank kita. Kartu ATM ini, selain dipergunakan untuk menarik uang tunai di mesin ATM juga dapat digunakan sebagai kartu debit. Umumnya toko-toko di sini menyediakan alat pembayaran dengan kartu debit yang biasa disebut “PIN”.  Sistem PIN ini juga bisa ditemukan di berbagai vending machine.

Satu hal yang unik (dan tidak ada di Indonesia) ada yang namanya Chipknip. Chipknip itu adalah sistem debet yang bisa digunakan di mana-mana, di toko, restaurant, telpon umum, dsb. Biasanya kita pakai chipknip untuk membayar barang-barang dengan harga kecil. Caranya, kita isi dulu jumlah nominal uang yang kita mau ke dalam kartu ATM. Ketika kita membayar sesuatu, kita masukkan kartu ATM di mesin ATM di kasir, trus pencet JA. Praktis kan? Perbedaan PIN dengan Chipknip adalah bahwa dengan Chipknip kita tidak perlu memasukkan kode rahasia (password) setiap kali bertransaksi.

Penggunaan internet banking juga sangat umum dan praktis. Cukup dengan kartu ATM dan edentifier, siapapun bisa melakukan transfer dimanapun selama akses internet tersedia. Selain cepat dan praktis, transfer uang di Belanda tidak dikenakan biaya tambahan sama sekali.

Bank-bank yang paling banyak diminati di Belanda :

1.    ABN-AMRO (www.abnamro.nl)
2.    RABO Bank (www.rabobank.com)
3.    PostBank (www.postbank.nl)
4.    Fortis (www.fortis.com)

2 thoughts on “Perbankan di Belanda

  1. Bisakah membuat/meminta rekening di rabo bank belanda tapi syarat-syarat/prosedur adminnya kita urus di Indonesia?

Leave a Comment